Kunjungan Edukasi Industri MI Al Islamiyah Sungikulon ke PT Amerta Indah Otsuka

 



Kunjungan Edukasi Industri MI Al Islamiyah Sungikulon ke PT Amerta Indah Otsuka

MI Al Islamiyah Sungikulon kembali menyelenggarakan kegiatan pembelajaran luar kelas melalui program kunjungan edukasi industri yang dilaksanakan dengan penuh semangat dan antusiasme. Kali ini, rombongan siswa bersama dewan guru berkesempatan mengunjungi PT Amerta Indah Otsuka yang berlokasi di wilayah Kejayan, Pasuruan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran kontekstual yang memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik tentang dunia industri dan proses produksi makanan dan minuman.

Kegiatan kunjungan ini diikuti oleh siswa-siswi MI Al Islamiyah Sungikulon dari berbagai jenjang kelas, didampingi oleh para guru serta staf madrasah. Rombongan disambut dengan hangat oleh pihak perusahaan dan diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat proses produksi, standar kebersihan, serta manajemen mutu yang diterapkan di perusahaan tersebut.

Sambutan Kepala Madrasah

Kepala MI Al Islamiyah Sungikulon, Dr. M. Mukhlas, S.Hum., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan industri ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam memperluas wawasan siswa di luar lingkungan kelas.

Beliau menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya diperoleh melalui buku dan pembelajaran teori, tetapi juga melalui pengalaman langsung di lapangan. Dengan melihat secara nyata bagaimana sebuah perusahaan besar beroperasi, siswa diharapkan mendapatkan gambaran tentang pentingnya disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim, serta penerapan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut beliau, kegiatan semacam ini sangat penting untuk menanamkan motivasi belajar sejak dini. Anak-anak perlu dikenalkan pada berbagai profesi dan dunia kerja agar memiliki cita-cita yang jelas serta semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik.




Mengenal Dunia Industri Sejak Dini

Selama kunjungan, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai sejarah berdirinya perusahaan, visi dan misi perusahaan, serta produk-produk yang dihasilkan. PT Amerta Indah Otsuka dikenal sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang produksi minuman kesehatan dan nutrisi dengan standar kualitas tinggi.

Siswa juga diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan dalam proses produksi makanan dan minuman. Mereka melihat secara langsung bagaimana prosedur higienitas diterapkan secara ketat demi menjaga kualitas produk yang dikonsumsi masyarakat luas. Hal ini sekaligus menjadi pembelajaran berharga tentang pentingnya hidup bersih dan sehat.

Selain itu, siswa diperkenalkan pada berbagai tahapan produksi, mulai dari bahan baku, proses pengolahan, pengemasan, hingga distribusi. Penjelasan yang disampaikan dengan bahasa sederhana dan interaktif membuat siswa mudah memahami alur produksi yang sebelumnya hanya mereka ketahui secara umum.

Menanamkan Nilai Disiplin dan Profesionalisme

Kunjungan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan profesionalisme kepada siswa. Mereka dapat melihat bagaimana para karyawan bekerja sesuai prosedur, mengenakan perlengkapan keselamatan kerja, serta menjalankan tugas masing-masing dengan penuh tanggung jawab.

Pengalaman tersebut diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi siswa untuk lebih disiplin dalam belajar dan menjalankan kewajiban sebagai pelajar. Melalui pengamatan langsung, siswa belajar bahwa kesuksesan sebuah perusahaan tidak lepas dari kerja keras, kerja sama, serta komitmen seluruh tim.

Para guru yang mendampingi juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengaitkan materi pelajaran di kelas dengan praktik nyata di lapangan. Misalnya, konsep kebersihan dalam pelajaran IPA, pentingnya perhitungan dalam matematika untuk proses produksi, serta nilai-nilai akhlak dalam pendidikan agama yang tercermin dalam etika kerja.

Antusiasme dan Kebersamaan

Suasana kebersamaan sangat terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswa tampak gembira dan penuh rasa ingin tahu. Mereka aktif mengajukan pertanyaan kepada narasumber serta mengikuti setiap sesi dengan tertib.

Kegiatan ini juga mempererat hubungan antara siswa dan guru di luar suasana formal kelas. Interaksi yang lebih santai namun tetap edukatif menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berkesan.

Selain menambah wawasan, kunjungan ini juga menjadi ajang mempererat ukhuwah dan kekompakan seluruh keluarga besar MI Al Islamiyah Sungikulon. Kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat memperkuat semangat belajar dan rasa memiliki terhadap madrasah.

Komitmen Madrasah dalam Pendidikan Holistik

Di bawah kepemimpinan Dr. M. Mukhlas, S.Hum., M.Pd, MI Al Islamiyah Sungikulon terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang holistik dan relevan dengan perkembangan zaman. Pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, keterampilan sosial, serta wawasan global.

Kegiatan kunjungan industri ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa madrasah berupaya memberikan pengalaman belajar yang variatif dan inspiratif. Dengan mengenalkan dunia industri sejak dini, siswa diharapkan memiliki motivasi untuk terus belajar, bermimpi, dan meraih cita-cita setinggi mungkin.

Harapan ke Depan

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa MI Al Islamiyah Sungikulon semakin memahami pentingnya pendidikan sebagai bekal masa depan. Dunia industri yang mereka lihat secara langsung menjadi gambaran bahwa ilmu yang dipelajari di bangku sekolah memiliki peran besar dalam kehidupan nyata.

Madrasah juga berharap kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dunia industri, dapat terus terjalin di masa mendatang. Sinergi antara lembaga pendidikan dan sektor industri akan memberikan manfaat besar bagi perkembangan peserta didik.

Semoga kunjungan edukasi ini menjadi pengalaman berharga yang membekas dalam ingatan siswa serta memotivasi mereka untuk menjadi generasi yang cerdas, disiplin, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan. MI Al Islamiyah Sungikulon akan terus berupaya menghadirkan program-program inovatif demi mencetak generasi unggul yang membanggakan agama, bangsa, dan negara.

0 Comments